Edmuku.id, 16 Feb 2021

Ingin Berkarir Sebagai Data Analyst? Ini yang Harus Dimiliki!

Ditunjang dengan penggunaan teknologi semakin masif, muncul profesi-profesi baru yang bisa menjadi ladang pendapatan. Sebut saja content creator, influencer, content writer, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak, ada salah satu yang kini makin digandrungi oleh milenial yakni analis data.

 

Sederhananya, analis data merupakan seseorang yang menggunakan keterampilan teknis untuk menganalisis dan melapokan data. Sehari-hari, mereka banyak menerapkan keterampilan SQL untuk menarik data daru database perusahaan, pemrograman sebagai alat menganalisis dan komunikasi guna melaporkan hasilnya.

 

Ini adalah pekerjaan memuaskan dengan pendapatan cukup baik setiap bulannya. Menjadi seorang analis data juga memberikan pengalaman bermanfaat untuk melangkah ke peran yang lebih menjanjikan, seperti data scientist. Kira-kira, apa skill yang harus dimiliki agar bisa menjadi bagian dari mereka? Simak ulasannya berikut ini!

 

SQL

 

SQL atau Structured Query Language ialah bahasa database standar industri. Ini merupakan keterampilan paling penting dan mendasar yang harus diketahui oleh analis data. Bahasa tersebut sering dianggap sebagai Excel dengan versi lebih komplit karena mampu menangani kumpulan data besar yang tidak bisa dilakukan oleh program Microsoft itu.

 

Hampir setiap perusahaan membutuhkan seseorang yang memiliki skill SQL. Nantinya mereka bertanggung jawab pada penyimpanan data, menghubungkan beberapa database, membangun atau mengubah strukturnya.

 

Microsoft Excel

 

Berbicara tentang Excel, yang ada dalam pikiran ialah spreadsheet. Namun, sebenarnya program tersebut adalah skill utama dari analis data. Meskipun bahasa pemograman, seperti R atau Python lebih cocok menangani kumpulan data besar, nyatanya metode Excel masih banyak digunakan untuk analitik cepat serta ringan.

 

Jika bekerja di perusahaan start-up, database pertama yang mungkin digunakan ialah Excel. Selama bertahun-tahun, program ini tetap menjadi andalan bisnis di berbagai industri. Dengan demikian, mempelajarinya merupakan sebuah keharusan.

 

Berpikir Kritis

 

Menggunakan data untuk menemukan jawaban atas pertanyaan berarti mencari tahu apa yang harus ditanyakan. Analis data harus berpikir kritis. Sebab, perannya untuk mengungkap dan mensintesis koneksi yang tidak selalu jelas.

 

Berpikir kritis sebenarnya bisa dilatih. Misalnya, bertanya pada diri sendiri pertanyaan dasar mengenai masalah yang dihadapi. Nantinya, ini dapat membantu dalam problem solving serta menemukan solusi tepat. Selain itu, penting untuk mengingat hal-hal yang berguna dalam bidang terkait.

 

R atau Python (Pemrograman Statistik)

 

R atau phyton dinilai dapat menganalisnis data lebih cepat. Seperti SQL, pemograman statistik ini bisa menangani apa yang tidak dapat dilakukan oleh Excel. Merupakan bahasa pemrograman statistik yang kuat dan digunakan untuk analisis lanjutan, serta analitik prediktif pada kumpulan data besar.

 

Baik SQL maupun R atau Python adalah standar industri. Oleh sebab itu, jika ingin menjadi seorang data analis handal perlu menguasai bahasa pemrograman tersebut, ya!

 

Visualisasi Data

 

Menjadi data analis juga perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Mereka harus mampu menceritakan kisah menarik dari data guna menyampaikan maksud. Di samping itu, penjabaran jelas dapat mempertahankan keterlibatan audiens.

 

Apabila temuan tidak dapat diidentifikasi dengan mudah serta cepat, maka akan menemukan kesulitan untuk menyampaikannya. Karena alasan tersebut, visualisasi data bisa memiliki pengaruh baik guna menggambarkan suatu data.

 

Analis biasanya menggunakan bagan serta grafik menarik yang berkualitas tinggi. Tujuannya, agar dapat mempresentasikan temuan dengan cara jelas serta ringkas.

 

Keterampilan Presentasi

 

Keterampilan visualisasi dan presentasi data berjalan seiringan. Rasa gugup tentu ada, namun bagaimana caranya menghalau perasaan itu dan digantikan dengan sikap profesional.

 

Skill presentasi bisa dipelajari dengan cara berlatih. Dikutip dari Forbes, tetapkan tujuan spesifik untuk meningkatkan fokus pada audiens daripada diri sendiri agar merasa nyaman saat berbicara di depan umum.

 

Menarik bukan pekerjaan sebagai analis data? Yuk, mulai pelajari skill apa saja yang dibutuhkan!